Your Topic1-1 Wide range excellent flash template to help you easy to create flash banner effect, flash text effect, flash slideshow, flash website , flash intro and flash ads. Your Topic1-2 Wide range excellent flash template to help you easy to create flash banner effect, flash text effect, flash slideshow, flash website , flash intro and flash ads. Your Topic1-3 Wide range excellent flash template to help you easy to create flash banner effect, flash text effect, flash slideshow, flash website , flash intro and flash ads. Your Topic1-4 Wide range excellent flash template to help you easy to create flash banner effect, flash text effect, flash slideshow, flash website , flash intro and flash ads. Your Topic1-5 Wide range excellent flash template to help you easy to create flash banner effect, flash text effect, flash slideshow, flash website , flash intro and flash ads. BODY { FONT-FAMILY: Tahoma; FONT-SIZE: 10px; COLOR: #C9A5A5; BACKGROUND-COLOR:#3E0001; } TD { FONT-FAMILY: Tahoma; FONT-SIZE: 10px; COLOR: #C9A5A5; LINE-HEIGHT: 12px; } H1 { COLOR: #FFFFFF; FONT-SIZE: 10px; MARGIN-TOP: 5px; MARGIN-BOTTOM: 2px; MARGIN-LEFT: 0px; } P{ TEXT-INDENT: 0px; FONT-SIZE: 10px; MARGIN-LEFT: 0px; MARGIN-RIGHT:0px; MARGIN-TOP: 0px; MARGIN-BOTTOM: 5px; LINE-HEIGHT: 13px; COLOR: #C9A5A5; TEXT-ALIGN:justify; } UL { MARGIN-TOP:10px; MARGIN-BOTTOM:0px; MARGIN-LEFT:10px; } LI { FONT-SIZE: 10px; MARGIN-LEFT:20px; MARGIN-BOTTOM:0px; MARGIN-TOP:0px; TEXT-INDENT: 0px; LINE-HEIGHT: 14px; COLOR: #C9A5A5; LIST-STYLE-IMAGE:url(i/li.gif); } INPUT{ FONT-FAMILY: Tahoma, sans-serif; FONT-SIZE: 10px; COLOR: #C9A5A5; } TEXTAREA { FONT-FAMILY: Tahoma; FONT-SIZE: 10px; COLOR: #C9A5A5; } SELECT { FONT-FAMILY: Tahoma; FONT-SIZE: 10px; COLOR: #C9A5A5; } A{ FONT-SIZE: 10px; COLOR: #4881BC; TEXT-DECORATION:none; } A:active,A:visited{ FONT-SIZE: 10px; TEXT-DECORATION:none; } A:hover{ FONT-SIZE: 10px; TEXT-DECORATION:underline; }

Selasa, 10 Maret 2015

Carilah Kamera Pilihan Anda

kamera Terbaik 2015: kami membantu Anda memilih kamera yang tepat Kamera kompak, D-SLR, kamera sistem kompak - kami akan menjelaskan semuanya, dan di mana mereka cocok   Terbaik kamera 2014 apa kamera yang harus Anda beli HALAMAN 1 DARI 3: COMPACT Kamera VS D-SLR VS CSCS Mengapa memilih kamera begitu sulit? Jika Anda sudah tahu apa jenis kamera yang Anda inginkan, tentu saja, Anda dapat pergi langsung ke kamera halaman rumah Saluran untuk semua ulasan kamera terbaru. Tetapi bagi sebagian besar pengguna itu tidak begitu mudah. Kisaran kamera dijual sangat besar, membentang dari model kompak murah dan ceria bersaing dengan smartphone Anda, sampai ke SLR profesional-spec yang biaya sebanyak mobil bekas yang layak. Kamera kompak terbaik Terbaik sistem kamera kompak DSLR Terbaik Ulasan kamera dan berita Itu tidak membantu bahwa pembuat kamera murah juga ingin membual tentang fitur 'profesional', sedangkan pembuat SLR lebih maju dan sistem kamera kompak mirrorless ingin kita tahu bahwa mereka masih cukup mudah bagi pemula. Kedengarannya seperti setiap kamera brilian dalam segala hal, yang tentu saja tidak. Jadi, inilah panduan untuk seluruh pasar kamera digital, jenis kamera yang berbeda yang tersedia dan apa yang harus dicari, karena setelah Anda istirahat mereka ke dalam tiga jenis utama, semuanya dimulai untuk mendapatkan jauh lebih sederhana. Mereka adalah: Kamera Compact: sempurna untuk portabilitas dan gertakan umum, tetapi dapat lebih maju juga Digital SLR: sensor yang lebih besar, lensa dipertukarkan dan favorit pro ' Sistem kompak mirrorless kamera: sensor SLR-ukuran dan lensa dipertukarkan, tetapi dalam lebih kecil, lebih ringan dan lebih ramah desain pemula Kita akan melihat pro dan kontra dari masing-masing jenis sehingga Anda punya ide yang lebih baik mana yang akan sesuai dengan Anda yang terbaik, dan kami akan menjelaskan beberapa jargon dan teknologi kunci di sepanjang jalan. Kamera kompak Ini adalah kelompok terbesar dan satu dengan berbagai terluas kamera. Secara tradisional, ini disebut 'kompak' karena mereka lebih kecil dari SLR digital pro digunakan dan sebagian besar Anda dapat geser ke dalam mantel atau celana saku. Sensor yang jauh lebih kecil, meskipun, jadi sementara kualitas baik untuk snapshot point-and-shoot itu jatuh beberapa cara singkat kualitas yang Anda dapatkan dengan lebih kamera canggih. Nikon Coolpix L29 Sederhana compacts point-and-shoot seperti Nikon Coolpix L28 yang murah, kecil dan sempurna untuk terkunci. Pada saat yang sama, sudah ada pertumbuhan besar dalam kamera 'jembatan' dengan gaya SLR dan rentang zoom yang sangat panjang. Mereka memang semacam 'jembatan' antara compacts berukuran saku dan SLR kuat. Anda dapat menembak yang jauh lebih luas dari mata pelajaran dan dengan kontrol yang lebih fotografi. Kamera jembatan ini tidak akan muat di saku Anda, meskipun, dan mereka kebanyakan menggunakan sensor ukuran yang sama seperti yang di kamera kompak biasa (meskipun ada pengecualian). Ini berarti Anda mendapatkan lebih banyak ruang lingkup dan pilihan, tetapi belum tentu kualitas gambar yang lebih. Canon SX60 HS Canon SX60 HS adalah khas 'jembatan' kamera - besar, namun sangat fleksibel dengan rentang zoom besar. Ada juga terjadi peningkatan jumlah kamera kompak high-end, kadang-kadang dengan sensor besar atau lensa panjang tetap fokus. Dirancang untuk ahli, ini bisa mendekati kualitas dan kontrol yang Anda dapatkan dari SLR. Sony RX1R Sony RX1R adalah salah satu dari generasi baru 'sensor compacts besar' menawarkan kualitas SLR. Jadi yang disebut kamera 'kompak' tidak selalu kompak dan tidak selalu memiliki sensor kecil, maka! Tetapi mereka memiliki satu kesamaan - lensa menempel secara permanen kamera. Bila Anda memilih kamera kompak Anda perlu membayar perhatian ekstra untuk lensa untuk memastikan itu mencakup rentang zoom yang Anda butuhkan. Ada lebih lanjut tentang ini dalam panduan kamera kompak terbaik kami. Dan karena kamera saku sekarang datang dalam berbagai bentuk dan ukuran, kami membaginya dalam kelompok besar untuk membuat mereka lebih mudah untuk mengkategorikan. Compacts Reguler: kamera saku snapshot High-end / canggih kamera kompak: fitur SLR dan / atau kualitas dalam tubuh berukuran saku Jembatan kamera: rentang zoom besar, styling SLR - 'do-it-all' kamera Kamera Travel / superzoom: ukuran kompak namun rentang zoom (hampir) dari kamera jembatan Waterproof / kamera adventure: kompak dan tahan air, shockproof, bahkan membekukan-bukti! Kamera kompak dasar yang sempurna untuk pemula, dan ada model yang lebih canggih dengan sensor yang lebih besar ditujukan untuk penggemar dan ahli juga. Jika Anda seorang fotografer yang tajam, meskipun, kamera kompak akan hanya membawa Anda sejauh ini, namun maju itu. Mungkin layak dipertimbangkan sebagai kamera 'kedua' untuk membawa sekitar, tapi mungkin tidak akan cukup sebagai kamera utama. Ini adalah di mana Anda perlu untuk mulai melihat kamera interchangeable lens, atau 'ILC itu. Sampai saat ini, ini datang hanya satu jenis - SLR. untuk lebih jelas daan lengkap cari disini : Lazada Indonesia

Kamis, 11 September 2014

Toshiba Satellite M840 Laptop Handal Dan Bisa dipercaya

Toshiba Satellite M840 Laptop Harga dan Spesifikasi Teknis Toshiba Satellite M840 adalah notebook baru tinggi-paket yang menjamin untuk memberikan kinerja tak tertandingi dengan fungsi yang besar. Membawa notebook manapun Anda pergi karena ini datang dalam bingkai berat Turquoise ringan dengan Drape Pola. Notebook ini dirancang dengan indah ditutupi dengan warna yang indah yang membawa tampilan yang menawan elegan. Notebook olahraga 35,56 cm (14 inci) high-definition SuperView jelas LED tampilan layar backlit dengan resolusi 1366 x 768pixels resolusi. Notebook ini telah terisolasi Keyboard ubin yang memberikan keying mudah dan nyaman dengan fungsi yang besar. M840 memiliki 640 GB 5400rpm SATA hard disk drive dengan 8x DVD SuperMulti-+ R DL (SATA); pengguna dapat menyimpan banyak barang di notebook. Mobile Intel HM76 Express Chipset dengan dukungan Integrated Intel HD Graphics memungkinkan untuk menikmati brilian, unik dan baik kejelasan pengalaman menonton. Rekam gambar kejelasan yang baik atau menikmati pandangan yang jelas video chatting melalui menggunakan ini dimuat penuh kamera web HD dengan fitur mikrofon. Dengan built in speaker dengan SRS premium sound HD dan 16-bit stereo dengan Intel High Definition Audio dukungan, pengguna dapat memiliki pengalaman suara yang besar. Satelit M840 terdiri dari bluetooth, WI-Fi, WLAN, USB, fitur keamanan, HDMI, slot media 6-sel baterai Lithium-Ion, dll ... ini seluruh fitur dan aplikasi yang telah terinstal menawarkan cepat dan kecepatan tinggi fungsionalitas tanpa ketidaktepatan. Toshiba Satellite M840 ini didukung oleh prosesor Intel Core i3-2350M (2.3GHz, 3M Cache) dan berjalan pada Genuine Windows 7 Home Basic sistem operasi. Spesifikasi teknis: PROCESSOR: prosesor Intel ® Core ™ i3-2350M (2.3GHz, 3M Cache) SISTEM OPERASI: Windows 7 Home Basic MEMORY: 2 GB DDR3 1333MHz SDRAM DISPLAY SIZE: 14.0 "WXGA HD Clear SuperView LED Backlight, layar TFT (16: 9), resolusi 1.366 x 768 GAMBAR: Intel®HD Graphics 4000 HARD DISK DRIVE yang: 640GB (SATA) dengan peredam kejut OPTIK DRIVE yang: DVD SuperMulti Double Layer drive (DVD ± RW / RAM) INTERFACES: 2xUSB 3.0 (Sleep & Charge), 1xUSB 2.0 SOUND SYSTEM: Stereo Speaker, 16-bit stereo dengan SRS Premium Sound HD CAMERA: Built-in HD Web Camera BATERAI: 6-Sel Lithium Ion JAMINAN: 1 tahun carry-in Garansi Terbatas Lokal (parts & tenaga kerja), 1-tahun baterai (bawa sendiri) BERAT: Mulai dari 1.99kg WARNA: Emas Blaze, Pink Blush, Blue Horizon   Toshiba Satellite M840 Laptop Harga di indonesia

Rabu, 18 Januari 2012

MATERI MANAJMEN PERKANTORAN

RUANG LINGKUP
MANAJEMEN
PERKANTORAN
A.Pengertian
Manajemen
Manajemen adalah suatu
proses pencapaian tujuan
dengan melalui kerjasama
orang lain. Proses
tersebut adalah :
Perencanaan
Pengorganisasian
Penggerakan
Pengawasan
Pengendalian
Mengenai pengertian
office manajemen
terdapat beberapa definisi
yang dapat disampaikan,
antara lain:
1. Menurut George R
Terry
Pekerjaan perkantoran
meliputi penyampaian
keterangan secara lisan
dan pembuatan
warkat-warkat tertulis dan
pembuatan laporan-
laporan sebagai cara
untuk meringkaskan
banyak hal dengan cepat
guna menyediakan suatu
landasan fakta bagi
tindakan control dari
pimpinan.
2. Menurut Wiliam
Leffingwell & Edwin
Robinson
Pekerjaan perkantoran
berkenaan dengan
warkat-warkat dari badan
usaha, dimulai dari
pembuatan warkat,
pemakaian warkat, dan
pemeliharaannya guna
dipakai untuk mencari
keterangan dikemudian
hari.
B. Pengertian kantor
dapat ditinjau dari 2
(Dua) segi, yaitu:
1. Dari segi fisiknya,
Kantor adalah suatu
tempat atau wadah
kegiatan-kegiatan
mengenai
pemeliharaan warkat dan
pengurusan informasi.
Pengurusan Informasi :
Usaha penerimaan /
penyampaian berita dari /
kepada orang lain
2. Dari segi Aktivitas /
kegiatan kantor adalah
dimana dikantor tersebut
terdapat adanya
pembagian pekerjaan atau
hubungan kerja diantara
orang-orang yang bekerja
sama untuk ]
mencapai tujuan tertentu.
Oleh karena definisi /
pengertian manajemen
adalah untuk mencapai
tujuan dengan / melalui
orang lain dan juga dalam
prosesnya diperlakukan
aktivitas-aktivitas seperti :
Perencanaan,
Pengorganisasian, dan
Pengawasan, maka
penggunaan istilah
manajemen sering
dipakai . sejalan dengan
perkembangan jaman.
Maka istilah manajemen
lebih banyak dipakai baik
di dalam organisasi
pemerintahan maupun
swasta.
Dari pengertian diatas,
maka secara sederhana
pengertian manajemen
perkantoran adalah
aktivitas perencanaan,
pengorganisasian, dan
pengkoordinasian sumber
daya kantor dalam
melakukan pekerjaan
kantor tersebut sehingga
dicapai tujuan yang
diinginkan.
C. Sumber daya kantor
untuk mencapai suatu
tujuan sebagai berikut:
1. Personalia kantor
Dalam hal ini perlu
adanya orang-orang yang
cakap untuk menunjang
tujuan manajemen.
Oleh karena itu perlu
rencana yang matang
mulai dari penarikan SDM,
penempatan,
pengembangan, hingga
pemeliharaan yang akan
menghasilkan SDM yang
berkualitas,
bemotivasi, dan
berdedikasi tinggi sebagai
tujuan organisasi tercapai
secara efektif dan efisien.
2. Permodalan/ Uang
Hal ini berkaitan dengan
penentuan kebijaksanaan
keuangan yang
memerlukan perhitungan
yang matang tentang
keperluan kantor baik
secara rutin maupun
insidental, bagaimana
membiayai keperluan –
keperluan tersebut dan
juga system pengawasan
yang akan dilakukan
untuk menghindari
pembirisan dan
penyelewengan yang
dapat merugikan
organisasi.
3. Perlengkapan dan
Pembekalan
Harus disesuaikan dengan
kebutuhan dan tingkat
efisien serta efektivitas
yang tinggi, namun tak
lupa juga untuk
memperhatikan harga,
mutu dan juga
perawatannya.
4. Mesin- mesin
Perkantoran
Harus disesuaikan dengan
kebutuhan kantor dan
mengikuti perkembangan
ilmu dan teknologi
sehingga mampu bersaing
degan organisasi lain. Hal
ini yang perlu
diperhatikan juga yaitu:
manfaat & kegunaan serta
efisiensi dari segi biaya
dan faktor lingkungan
organisasi
5. Metode kerja
Adalah tata cara
melaksanakan tujuan
organisasi secara efisien
dan efektif
6. Waktu kerja
Harus dicermati untuk
menghindari pemborosan
waktu yang berarti pula
pemborosan tenaga dan
uang serta tertundanya
pencapaian tujuan, oleh
karena itu perlu adanya
time study and motion
study
Time study : Mempelajari/
mencermati waktu yang
dibutuhkan seseorang
untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan
Motion study :
Mempelajari/
mencermati gerakan-
gerakan yang dilakukan
seseorang untuk
menyelesaikan sutu
pekerjaan.
Dari kedua study tersebut
maka organisasi dapat
menghindari /
menghilangkan gerakan-
gerakan dan aktivitas-
aktivitas yang tidak perlu
untuk menyelesaikan
suatu pekerjaan sebagai
terciptanya waktu kerja
yang efektif.
7. Tempat kerja
Kondisi yang
representative baik letak
tempat, tata ruang yang
baik, sehingga dapat
mendukung setiap SDM
untuk melaksanakan
aktivitasnya.
D. Ruang Lingkup
Manajemen
Perkantoran
Pengelolaan sumber daya
kantor yang professional:
hal ini dilakukandengan
prosedur recruitment,
penempatan perssonil
kantor, pengembangan
personil kantor, dan
pemeliharaan personil
kantor serta
kebijaksanaan PHK dan
pensiun personil kantor
Penyediaan organisasi
perkantoran yang sesuai
kebutuhan jenis organisasi
berkaitan dengan “ the
right man on the right
place” sehingga tiap
personil memahami betul
wewenang dan tanggung
jawabnya yaitu
bertanggung jawab
kepada siapa dan dapat
bekerjasama/
berkoordinasi dengan
siapa.
Pengaturan kegiatan-
kegiatan kantor dan
sekretariat agar dapat
menjalankan fungsinya
dengan baik.
Penentuan tugas-tugas
seorang sekretariat
kantor dan urusan
kesekretariatan
Kegiatan dalam
sekretariat antara lain :
menyelenggarakan
pembinaan
ketatausahaan, khususnya
yang berhubungan
dengan pekerjaan surat
menyurat meliputi:
~ Pembuatan
~ Penerimaan
~ Pengiriman &
Pendistribusian
~ Penyimpanan warkat
menyelenggarakan tata
hubungan, baik secara
internal maupun
eksternal yaitu:
~ Internal, melaksanakan
tata hubungan kantor
yang harmonis
~ Eksternal,
melaksanakan hubungan/
komunikasi massa atau
hubungan masyarakat
(public relation)
menyelenggarakan hal-
hal yang bersifat rahasia
menyelenggarakan
pengaturan penerimaan
tamu/ kunjungan
sekretaris yang berfungsi
sebagai manajer adalah
seorang pimpinan yang
membawahi sutu satuan
organisasi yang
melakukan pekerjaan
pelayanan dalam bidang
ketatausahaan
menyelenggarakan
kepaniteraan rapat-rapat
Pengaturan system
komunikasi yang baik
pengaturan pengolahan
data dan metode yang
akan digunakan
Pengaturan efisiensi
pekerjaan kantor
Dari Ruang lingkup
manajemen perkantoran
yang demikian banyak,
maka untuk menjadi
seorang manajer
perkantoran maka syarat-
syarat yang harus dimiliki
(Job spesification) yaitu:
Cakap dalam bidang
tugasnya,baik dalam
pengelolaan personalia,
organisasi maupun
sumber daya kantor yang
lainnya.
Cepat & tepat dalam
mengambil keputusan,
tentunya dengan sudah
mempelajari &
mengetahui keadaan saat
ini dan dampaknya
dikemudian hari
Mempunyai keyakinan
yang tinggi
Mempunyai semangat
untuk mencapai tujuan
Penuh inisiatif & daya
kreatifitas dan Antusias
Penuh kepercayaan pada
diri sendiri
Mempunyai sikap untuk
bekerjasama
Harus bersikap terbuka
(bersedia & mau
menerima kritik dari pihak
manapun untuk kemajuan
organisasi/ perusahaan.
Disamping menggunakan
istilah pekerjaan
perkantoran, maka istilah
yang lebih dikenal adalah
Tata usaha. Tata usaha
adalah segenap rangkaian
aktivitas menghimpun,
mencatat, mengolah,
mengganda, mengirim,
dan menyimpan
keterangan-keterangan
yang diperlukan dalam
setiap organisasi.
Yang dimaksud dengan
aktivitas-aktivitas diatas
tersebut adalah :
Menghimpun adalah
kegiatan mencari &
mengusahakan
tersedianya segala
keterangan yang tadinya
belum ada atau
berserakan dimana-mana
sehingga siap untuk
dipergunakan bilamana
diperlukan
Mencatat adalah kegiatan
membubuhkan dengan
berbagai peralatan tulis
mengenai keterangan-
keterangan yang
diperlukan sebagai wujud
tulisan yang dapat
dibaca,dikisian dan
disimpan
Mengolah adalah
kegiatan-kegiatan
mengerjakan keterangan-
keterangan dengan
maksud untuk
menyajikannya dalam
bentuk yang lebih
berguna
Mengganda adalah
kegiatan memperbanyak
dengan berbagai cara dan
alat,sebanyak jumlah yang
diperlukan
Mengirim adalah kegiatan
menyampaikan dengan
berbagai cara dan alat
dari satu pihak kepada
pihak lain
Menyimpan adalah
kegiatan menaruh dengan
berbagai cara dan alat
ditempat tertentu dan
aman
Secara garis besa, tata
usaha mempunyai 3
peranan pokok yaitu:
Melayani pelaksanaan
pekerjaan operatif untuk
mencapai tujuan dari
suatu organisasi
Menyediakan keterangan
bagi pucuk pimpinan
organisasi untuk
membuat keputusan atau
melakukan tindakan yang
tepat
Membantu kelancaran
perkembangan organisasi
sebagai suatu keseluruhan
Secara garis besar Tata
usaha juga mempunyai 3
ciri utama yaitu :
Bersifat pelayanan,
memberikan pelayanan
kepada berbagai bagian
dalam perusahaan oleh
karena itu kegiatan tata
usaha harus selalu
dikaitkan dengan semua
pekerjaan operatif
Bersifat merembes
kesegenap bagian dalam
organisasi
Dilaksanakan oleh semua
pihak dalam organisasi
E. Pengertian Sistem
perkantoran
Adalah urutan baku
operasi-operasi dalam
kegiatan perusahaan
khusus dan berkenaan
dengan bagaimana
operasi-operasi itu
dilaksanakan maupun
dimana dan bilamana
dilaksanakan.
Jadi adalah menjadi
kewajiban pertama
manajer untuk melakukan
perencanaan terhadap
system perkantoran pada
perusahaannya. Dan
menurut George
R.Terry , perencanaan
system perkantoran
adalah aktivitas-aktivitas
mengenai pekerjaan
perkantoran apa yang
akan dilaksanakan,
bilamana, dimana, dan
bagaimana cara
melaksanakannya. Atau
secara lebih terinci
menyangkut penetapan
tujuan, haluan, system,
prosedur, dan metode
yang perlu dilaksanakan
dalam kaitanya dengan:
Pekerjaan rutin & arus
lalu lintas pekerjaan
perkantoran
Rancangan & pemakaian
Formulir perkantoran
Penggunaan mesin &
Perlengkapan kantor
Metode Perkantoran
Prosedur Perkantoran
System Perkantoran
(Office methods) (Office
procedures) (Office
System)
F. Manfaat dari
perencanaan system
perkantoran Sbb:
Untuk kelancaran
pekerjaan perkantoran
dan mencegah
kemungkinan kesalahan
dalam pekerjaan
Pengurangan
keterlambatan dan
hambatan
Kontrol yang lebih baik
terhadap pekerjaan
Penghematan tenaga
kerja dan biaya tata usaha
Koordinasi berbagai seksi
dan bagian dalam
organisasi
Kemudahan dalam
melatih para pegawai tata
usaha
G. Prinsip- prinsip
Sistem Perkantoran
Sistem perkantoran yang
baik mempunyai suatu
arus kerja yang lancer
tanpa terjadi hambatan-
hambatan
Sistem perkantoran yang
baik menghindari
terjadinya kekembaran
kerja dan warkat
Meminimalkan perjalanan
mondar-mandir petugas
Menghindari tulis menulis
yang tidak perlu
Memanfaatkan sebaik-
baiknya kelebihan
spesialisasi dalam
pelaksanaan kerja
Menjaga sehingga jumlah
pekerjaan dengan
pembekalan kertas adalah
minimum
Mencegah
berlangsungnya banyak
pencatatan &
pengecekkan yang tidak
perlu
Menciptakan prosedur
rutin yang tetap
Menghindari
pengecekkan yang tidak
perlu
Memanfaatkan sebaik-
baiknya mesin-mesin tapi
tidak secara berlebihan
Menggunakan asas
kesederhanaan

Minggu, 15 Januari 2012

PEMBAGIAN DAN CABANG-CABANG ULUMUL QUR'AN

B. PEMBAGIAN DAN
CABANG-CABANG
ULUMUL QUR'AN
Ilmu-ilmu Qur'an pada
dasarnya terbagi ke
dalam dua kategori,
yaitu:
1. Ilmu Riwayah, yaitu
ilmu-ilmu yang hanya
dapat diketahui melalui
jalan riwayat, seperti
bentuk-bentuk qiraat,
tempat-tempat
turunnya Al-Qur'an,
waktu-waktu turunnya,
dan sebab-sebab
turunnya.
2. Ilmu Dirayah, yaitu
ilmu-ilmu yang diketahui
melalui perenungan,
berpikir, dan
penyelidikan, seperti
mengetahui pengertian
lafal yang gharib,
makna-makna yang
menyangkut hukum,
penafsiran ayat-ayat
yang perlu ditafsirkan.
Menurut T.M Hasbi Ash-
Shiddieqy, ada tujuh
belas ilmu-ilmu Al-
Qur'an yang terpokok.
a. Ilmu Mawathin al-
Nuzul
Ilmu ini menerangkan
tempat-tempat turun
ayat, masanya, awalnya,
dan akhirnya.
b. Ilmu tawarikh al-
Nuzul
Ilmu ini menjelaskan
masa turun ayat dan
urutan turunnya satu
persatu, dari permulaan
sampai akhirnya serta
urutan turun surah
dengan sempurna.
c. Ilmu Asbab al-Nuzul
Ilmu ini menjelaskan
sebab-sebab turunnya
ayat.
d. Ilmu Qiraat
Ilmu ini menerangkan
bentuk-bentuk bacaan
Al-Qur'an yang telah
diterima dari Rasul SAW.
Ada sepuluh Qiraat yang
sah dan beberapa
macam pula yang tidak
sah.
e. Ilmu Tajwid
Ilmu ini menerangkan
cara membaca Al-
Qur'an dengan baik.
Ilmu ini menerangkan di
mana tempat memulai,
berhenti, bacaan
panjang dan pendek,
dan sebagainya.
f. Ilmu Gharib Al-Qur'an
Ilmu ini menerangkan
makna kata-kata yang
ganjil dan tidak terdapat
dalam kamus-kamus
bahasa Arab yang biasa
atau tidak terdapat
dalam percakapan
sehari-hari. Ilmu ini
berarti menjelskan
makna kata-kata yang
pelik dan tinggi.
g. Ilmu I'rab Al-Qur'an
Ilmu ini menerangkan
baris kata-kata Al-
Qur'an dan
kedudukannya dalam
susunan kalimat.
h. Ilmu Wujuh wa al-
Nazair
Ilmu ini menerangkan
kata-kata Al-Qur'an
yang mengandung
banyak arti dan
menerangkan makna
yang dimaksud pada
tempat tertentu.
i. Ilmu Ma'rifah al-
Muhkam wa al-
Mutasyabih
Ilmu ini menjelaskan
ayat-ayat yang
dipandang muhkam
(jelas maknanya) dan
yang mutasyabihat
(samar maknanya, perlu
ditakwil).
j. Ilmu Nasikh wa al-
Mansukh
Ilmu ini menerangkan
ayat-ayat yang dianggap
mansukh (yang
dihapuskan) oleh
sebagian mufassir.
k. Ilmu Badai' Al-Qur'an
Ilmu ini bertujuan
menampilkan
keindahan-keindahan Al-
Qur'an dari sudut
kesusastraan, keanehan-
keanehan, dan
ketinggian balaghahnya.
l. Ilmu I'jaz Al-Qur'an
Ilmu ini menerangkan
kekuatan susunan dan
kandungan ayat-ayat Al-
Qur'an sehingga dapat
membungkam para
sastrawan Arab.
m. Ilmu Tanasub Ayat
Al-Qur'an
Ilmu ini menerangkan
persesuaian dan
keserasian antara suatu
ayat dan ayat yang
didepan dan yang
dibelakangnya.
n. Ilmu Aqsam Al-
Qur'an
Ilmu ini menerangkan
arti dan maksud-maksud
sumpah Tuhan yang
terdapat dalam Al-
Qur'an.
o. Ilmu Amtsal Al-
Qur'an
Ilmu ini menerangkan
maskud perumpamaan-
perumpamaan yang
dikemukan Al-Qur'an.
p. Ilmu Jidal Al-Qur'an
Ilmu ini membahas
bentuk-bentuk dan cara-
cara debat dan bantahan
Al-Qur'an yang
dihadapkan kepada
kamu Musyrik yang
tidak bersedia
menerima kebenaran
dari Tuhan.
q. Ilmu Adab Tilawah Al-
Qur'an
Ilmu ini memaparkan
tata-cara dan kesopanan
yang harus diikuti ketika
membaca Al-Qur'an.
Ramli Abdul Wahid
menambahkan ilmu
tafsir sebagai bagian dari
Ulumul Qur'an . Ilmu
tafsir berfungsi sebagai
alat untuk mengungkap
isi dan pesan yang
terkandung dalam ayat-
ayat al-Qur'an.
Menurunya, Ulumul
Qur'an lebih umum dari
ilmu tafsir karena
Ulumul Qur'an ialah
segala ilmu-ilmu yang
mempunyai hubungan
dengan Al-Qur'an. Ilmu
tafsir tidak kurang
penting dari ilmu-ilmu
tersebut di atas,
terutama setelah
berkembang dengan
menampilkan berbagai
metodologi, corak, dan
alirannya.
Pintu ilmu ini selalu
terbuka kepada setiap
ulama yang datang
kemudian untuk
memasuki persoalan-
persoalan yang belum
terjamah para ulama
terdahulu karena
faktor-faktor tertentu.
Dengan ilmu ini
seseorang akan dapat
menunjukkan dan
mempertahankan
kesucian dan kebenaran
Al-Qur'an. Betapa
pentingnya ilmu ini
sehingga Al-Zarqani
memberikan
perumpamaan Ulumul
Qur'an sebagai
C. MUNCULNYA
PEMBAHASAN
CABANG-CABANG
ULUMUL QURAN
Disamping ilmu tafsir
lahir pula karangan yang
berdiri sendiri mengenai
pokok-pokok
pembahasan tertentu
yang berhubungan
dengan Qur’an, dan hal
ini sangat diperlukan
oleh seorang mufasir,
diantaranya :
1. Ulama abad ke-3
Hijriyah
 Ali bin al Madini ( wafat
234 H ) guru Bukhari,
menyusun karangannya
mengenai Asbabun
Nuzul
 Abu Ubaid al Qasim bin
Salam ( wafat 224 H )
menulis tentang Nasikh
Mansukh dan Qira'at.
 Ibn Qutaibah ( wafat
276 H ) menyusun
tentang Problematika
Quran ( Musykilatul
Quran ).
2. Ulama Abad Ke-4
Hijriyahj
 Muhammad bin Khalaf
bin Marzaban ( wafat
309 H ) menyusun Al-
Hawi fa 'Ulumil Qur'an.
 Abu Muhammad bin
Qasim al Anbari ( wafat
751 H ) juga menulis
tentang Ilmu-Ilmu
Qur'an.
 Abu Bakar As Sijistani
( wafat 330 H )
menyusun Garibul
Qur'an.
 Muhammad bin Ali bin
al-Adfawi ( wafat 388
H ) menyusun Al Istigna'
fi Ulumul Qur'an.
3. Ulama Abad Ke-5 dan
setelahnya
 Abu Bakar al Baqalani
( wafat 403 H )
menyusun I'jazul Qur'an,
 Ali bin Ibrahim bin Sa'id
al Hufi ( wafat 430
H )menulis mengenai
I'rabul Qur'an.
 Al Mawardi ( wafat 450
H ) menegenai tamsil-
tamsil dalam Qur'an
(Amsalul Qur'an ).
 Al Izz bin Abdussalam
( wafat 660 H ) tentang
Majaz dalam Qur'an.
 Alamuddin Askhawi
( wafat 643 H ) menulis
mengenai ilmu Qira'at
( cara membaca
Qur'an ) dan Aqsamul
Qur'an.

CABANG-CABANG ULUMUL QUR'AN

CABANG CABANG
ULUMUL QUR’AN
Secara garis besar Ulumul
Qur’an terbagi dua, yaitu:
Ilmu yang berhubungan
dengan riwayat semata
mata, seperti ilmu qira’at,
tempat turunnya ayat-
ayat al-qur’an, waktu
turunnya, dan sebab-
sebabnya.
Ilmu yang berhubungan
dirayah, yakni ilmu yang
diperoleh dengan jalan
penelaahan secara
mendalam seperti
memahami lafal yang
gharib (asing
pengertiannya) serta
mengetahui makna ayat
yang berhubungan
dengan hukum.
Tujuan mempelajari
ulumul qur’an ini adalah
untuk memperoleh
keahlian dalam
mengistimbath hukum
syara’, baik mengenai
keyakinan atau I’tiqad,
amalan, budi pekerti,
maupun lainnya. Cabang-
cabang dari Ulumul
Qur’an adalah sebagai
berikut :
Ilmu Mawathin al-nuzul
yaitu : ilmu yang
menerangkan tempat
tempat turunnya ayat,
masanya, awal dan
akhirnya.
Ilmu Tawarikh al-nuzul
yaitu : ilmu yang
menerangkan dan
menjelaskan masa turun
ayat dan tertib turunnya,
satu demi satu dari awal
turun hingga akhirnya,
dan tertib turun surat
dengan sempurna.
Ilmu Asbab al-nuzul yaitu :
ilmu yang menerangkan
sebab sebab turunnya
ayat.
Ilmu Qira’at yaitu : ilmu
yang menerangkan rupa-
rupa Qira’at ( bacaan Al-
Qur’an yang diterima dari
Rasulullah SAW ).
Ilmu tajwid yaitu : ilmu
yang menerangkan cara
membaca al-qur’an,
tempat mulai dan
pemberhentiannya.
Ilmu Gharib al-qur’an
yaitu : ilmu yang
menerangkan makna
kata-kata yang ganjil yang
tidak terdapat dalam
kitab-kitab biasa, atau
tidak terdapat dalam
percakapan sehari-hari.
Ilmu ini menerangkan
makna-makna kata yang
halus, tinggi, dan pelik.
Ilmu I’rabil qur’an yaitu :
ilmu yang menerangkan
baris al-qur’an dan
kedudukan lafal dalam
ta’bir ( susunan kalimat ).
Ilmu Wujuh wa al-nazhair
yaitu : ilmu yang
menerangkan kata-kata
al-qur’an yang banyak arti,
menerangkan makna
yang dimaksud pada satu-
satu tempat.
Ilmu Ma’rifat al-muhkam
wa al-mutasyabih yaitu :
ilmu yang menyatakan
ayat ayat yang dipandang
muhkam dan ayat ayat
yang dianggap
mutasyabih.
Ilmu Al-Nasikh wa al-
Mansukh yaitu : ilmu yang
menerangkan ayat ayat
yang dianggap mansukh
oleh sebagian mufasir.
Ilmu Bada’I al-qur’an
yaitu : ilmu yang
membahas keindahan
keindahan al-qur’an. ilmu
ini menerangkan
kesusastraan al-qur’an,
kepelikan, dan ketinggian
balaghahnya.
Ilmu I’daz al-qur’an yaitu :
ilmu yang menerangkan
kekuatan susunan tutur
al-qur’an, sehingga ia
dipandang sebagai
mukjizat.
Ilmu Tanasub ayat al-
qur’an yaitu : ilmu yang
menerangkan persesuaian
antara suatu ayat dengan
ayat sebelum dan
sesudahnya.
Ilmu Aqsam al-qur’an
yaitu : ilmu yang
menerangkan arti dan
maksud-maksud sumpah
tuhan atau sumpah-
sumpah lainnya yang
terdapat di al-qur’an.
Ilmu Amtsal al-qur’an
yaitu : ilmu yang
menerangkan segala
perumpamaan yang ada
dalam al-qur’an.
Ilmu Jidal al-qur’an yaitu :
ilmu untuk mengetahui
rupa rupa debat yang
dihadapkan al-qur’an
kepada kaum musyrikin
dan lainnya.
Ilmu Adab al-tilawah al-
qur’an yaitu : ilmu yang
mempelajari segala
bentuk aturan yang harus
dipakai dan dilaksanakan
didalam membaca al-
qur’an. Segala kesusilaan,
kesopanan, dan ketentuan
yang harus dijaga ketika
membaca al-qur’an.
Dan ilmu-ilmu lain yang
membahas tentang Al-
Qur’an.

Sabtu, 10 April 2010

Apa itu zuhud ?

Zuhud adalah salah satu akhlak utama seorang muslim. Terutama saat di hadapannya terbentang lebar kesempatan untuk meraih dunia dengan segala macam perbendaharaannnya. Apakah itu kekuasaan, harta, kedudukan, dan segala fasilitas lainnya. Karenanya, zuhud adalah karakteristik dasar yang membedakan antara seorang mukmin sejati dengan mukmin awam. Jika tidak memiliki keistimewaan dengan karakteristik ini, seorang mukmin tidak dapat dibedakan lagi dari manusia kebanyakan yang terkena fitnah dunia.
Apalagi seorang dai. Jika orang banyak mengatakan dia ”sama saja”, tentu nilai-nilai yang didakwahinya tidak akan membekas ke dalam hati orang-orang yang didakwahinya. Dakwahnya layu sebelum berkembang. Karena itu, setiap mukmin, terutama para dai, harus menjadikan zuhud sebagai perhiasan jati dirinya. Rasulullah saw. bersabda,”Zuhudlah terhadap apa yang ada di dunia, maka Allah akan mencintaimu. Dan zuhudlah terhadap apa yang ada di sisi manusia, maka manusia pun akan mencintaimu” (HR Ibnu Majah, tabrani, Ibnu Hibban dan Al-Hakim)
Makna dan Hakikat Zuhud
Makna dan hakikat zuhud banyak diungkap Al-Qur’an, hadits, dan para ulama. Misalnya surat Al-Hadiid ayat 20-23 berikut ini.
“Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-bangga tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. Berlomba-lombalah kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar. Tiada suatu bencanapun yang menimpa di bumi dan (tidak pula) pada dirimu sendiri melainkan telah tertulis dalam kitab (Lauh Mahfuzh) sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. (Kami jelaskan yang demikian itu) supaya kamu jangan berduka cita terhadap apa yang luput dari kamu, dan supaya kamu jangan terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
Ayat di atas tidak menyebutkan kata zuhud, tetapi mengungkapkan tentang makna dan hakikat zuhud. Ayat ini menerangkan tentang hakikat dunia yang sementara dan hakikat akhirat yang kekal. Kemudian menganjurkan orang-orang beriman untuk berlomba meraih ampunan dari Allah dan surga-Nya di akhirat.
Selanjutnya Allah menyebutkan tentang musibah yang menimpa manusia adalah ketetapan Allah dan bagaimana orang-orang beriman harus menyikapi musibah tersebut. Sikap yang benar adalah agar tidak mudah berduka terhadap musibah dan apa saja yang luput dari jangkauan tangan. Selain itu, orang yang beriman juga tidak terlalu gembira sehingga hilang kesadaran terhadap apa yang didapatkan. Begitulah metodologi Al-Qur’an ketika berbicara tentang nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang mengarahkan manusia untuk bersikap zuhud.
Dari ayat itu juga, kita mendapat pelajaran bahwa akhlak zuhud tidak mungkin diraih kecuali dengan mengetahui hakikat dunia –yang bersifat sementara, cepat berubah, rendah, hina dan bahayanya ketika manusia mencintanya– dan hakikat akhirat –yang bersifat kekal, baik kenikmatannya maupun penderitaannya.
Demikian juga ketika Rasulullah saw., ingin membawa para sahabatnya pada sikap zuhud, beliau memberikan panduan bagaimana seharusnya orang-orang beriman menyikapi kehidupannya di dunia. Rasulullah bersabda, ”Jadilah kamu di dunia seperti orang asing atau musafir.”(HR Bukhari). Selanjutnya Rasulullah mencontohkan langsung kepada para sahabat dan umatnya bagaimana hidup di dunia. Beliau adalah orang yang paling rajin bekerja dan beramal shalih, paling semangat dalam ibadah, paling gigih dalam berjihad. Tetapi pada saat yang sama beliau tidak mengambil hasil dari semua jerih payahnya di dunia berupa harta dan kenikmatan dunia. Kehidupan Rasulullah saw. sangat sederhana dan bersahaja. Beliau lebih mementingkan kebahagiaan hidup di akhirat dan keridhaan Allah swt. Ibnu Mas’ud ra. melihat Rasulullah saw. tidur di atas kain tikar yang lusuh sehingga membekas di pipinya, kemudian berkata, ”Wahai Rasulullah saw., bagaimana kalau saya ambilkan untukmu kasur?” Maka Rasulullah saw. menjawab, ”Untuk apa dunia itu! Hubungan saya dengan dunia seperti pengendara yang mampir sejenak di bawah pohon, kemudian pergi dan meninggalkannya.” (HR At-Tirmidzi)
Para ulama memperjelas makna dan hakikat zuhud. Secara syar’i, zuhud bermakna mengambil sesuatu yang halal hanya sebatas keperluan. Abu Idris Al-Khaulani berkata, ”Zuhud terhadap dunia bukanlah mengharamkan yang halal dan membuang semua harta. Akan tetapi zuhud terhadap dunia adalah lebih menyakini apa yang ada di sisi Allah ketimbang apa yang ada di tangan kita. Dan jika kita ditimpa musibah, maka kita sangat berharap untuk mendapatkan pahala. Bahkan ketika musibah itu masih bersama kita, kita pun berharap bisa menambah dan menyimpan pahalanya.” Ibnu Khafif berkata, ”Zuhud adalah menghindari dunia tanpa terpaksa.” Ibnu Taimiyah berkata, ”Zuhud adalah meninggalkan apa yang tidak bermanfaat di akhirat nanti, sedangkan wara’ adalah meninggalkan sesuatu yang ditakuti bahayanya di akhirat nanti.”
Keutamaan Zuhud terhadap Dunia
Zuhud merupakan sifat mulia orang beriman karena tidak tertipu oleh dunia dengan segala kelezatannya baik harta, wanita, maupun tahta. Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia. Tapi, orang beriman beramal shalih di dunia, memakmurkan bumi, dan berbuat untuk kemaslahatan manusia, kemudian mereka meraih hasilnya di dunia berupa fasilitas dan kenikmatan yang halal di dunia. Pada saat yang sama, hati mereka tidak tertipu pada dunia. Mereka meyakini betul bahwa dunia itu tidak kekal dan akhiratlah yang lebih baik dan lebih kekal. Sehingga, orang-orang beriman beramal di dunia dengan segala kesungguhan bukan hanya untuk mendapatkan kenikmatan sesaat di dunia, tetapi untuk meraih ridha Allah dan surga-Nya di akhirat.
Berikut ini ayat-ayat Al-Qur’an dan beberapa Hadits yang menerangkan keutamaan zuhud terhadap dunia:
Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah; dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (Ali Imran: 14-15).
Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia adalah sebagai air hujan yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. Dan adalah Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan. (Al-Kahfi: 45-46)
Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui. (Al-Ankabut: 64).
Rasulullah saw. bersabda, “Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takuti atas kalian, tetapi aku takut pada kalian dibukakannya dunia bagi kalian sebagaimana telah dibuka bagi umat sebelum kalian. Kemudian kalian berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba, dan menghancurkan kalian sebagaimana telah menghancurkan mereka.” (Muttafaqun ‘alaihi)
Rasulullah saw. mengabarkan kepada kita bahwa didatangkan orang yang paling senang di dunia sedang dia adalah ahli neraka di hari kiamat, dicelupkan ke dalam api neraka satu kali celupan. Kemudian ditanya, ”Wahai anak Adam, apakah engkau pernah merasakan kebaikan? Apakah engkau merasakan kenikmatan (di dunia)?” Maka dia menjawab, ”Tidak, demi Allah, wahai Rabbku.” Kemudian didatangkan orang yang paling menderita di dunia dan dia ahli surga, dicelupkan satu kali celupan di surga. Kemudian ditanya, ”Wahai Anak Adam, apakah engkau pernah menderita kesulitan? Apakah lewat padamu suatu kesusahan (di dunia)?” Maka ia menjawab, ”Tidak, demi Allah, wahai Rabbku, tidak pernah aku mengalami kesusahan dan kesulitan sedikitpun.” (HR Muslim)
Rasulullah bersabda, “Demi Allah, perbandingan dunia dengan akhirat seperti seorang menyelupkan tangannya ke dalam lautan, lihatlah apa yang tersisa.” (HR Muslim)
Tanda-tanda Zuhud
Imam Al-Ghazali menyebutkan ada 3 tanda-tanda zuhud, yaitu: pertama, tidak bergembira dengan apa yang ada dan tidak bersedih karena hal yang hilang. Kedua, sama saja di sisinya orang yang mencela dan mencacinya, baik terkait dengan harta maupun kedudukan. Ketiga, hendaknya senantiasa bersama Allah dan hatinya lebih didominasi oleh lezatnya ketaatan. Karena hati tidak dapat terbebas dari kecintaan. Apakah cinta Allah atau cinta dunia. Dan keduanya tidak dapat bersatu.
Jadi, tanda zuhud adalah tidak adanya perbedaan antara kemiskinan dan kekayaan, kemuliaan dan kehinaan, pujian dan celaan karena adanya dominasi kedekatan kepada Allah.
Yahya bin Yazid berkata, ”Tanda zuhud ada dermawan dengan apa yang ada.” Imam Ahmad bin Hambal dan Sufyan r.a. berkata, ”Tanda zuhud adalah pendeknya angan-angan.”
Kehidupan zuhud ini dicontoh oleh para sahabatnya: Abu Bakar, Umar, Utsman bin Affan, dan Abdurrahman bin Auf. Mereka adalah beberapa sahabat yang kaya raya, tetapi tidak mengambil semua harta kekayaannya untuk diri sendiri dan keluarganya. Sebagian besar harta mereka habis untuk dakwah, jihad, dan menolong orang-orang beriman. Mereka adalah tokoh pemimpin dunia yang dunia ada dalam genggamannya, namun tidak tertipu oleh dunia. Bahkan, mereka lebih mementingkan kehidupan akhirat dengan segala kenikmatannya. Abu Bakar berkata, ”Ya Allah, jadikanlah dunia di tangan kami, bukan di hati kami.”
Suatu saat Ibnu Umar mendengar seseorang bertanya, ”Dimana orang-orang yang zuhud terhadap dunia dan mencintai akhirat?” Lalu Ibnu Umar menunjukkan kuburan Rasulullah saw., Abu Bakar, dan Umar, seraya balik bertanya, ”Bukankah kalian bertanya tentang mereka?”
Abu Sulaiman berkata, ”Utsman bin ‘Affan dan Abdurrahman bin Auf adalah dua gudang harta dari sekian banyak gudang harta Allah yang ada di bumi. Keduanya menginfakkan harta tersebut dalam rangka mentaati Allah, dan bersiap menuju Allah dengan hati dan ilmunya.”
Dengan demikian hanya orang yang berimanlah yang dapat memakmurkan bumi dan memimpin dunia dengan baik, karena mereka tidak menghalalkan segala cara untuk meraihnya. Demikianlah cara umat Islam memimpin dunia, mulai dari Rasulullah saw., khulafaur rasyidin sampai pemimpin berikutnya. Pemerintahan Islam berhasil menghadirkan keamanan, perdamaian, keadilan, dan kesejahteraan. Perdaban dibangun atas dasar keimanan dan moral. Pada masa pemerintahan Umar bin Abdul Aziz, salah satu pemimpin yang paling zuhud, masyarakat merasakan ketentraman, kesejahteraan, dan keberkahan. Tidak ada lagi orang yang miskin yang meminta-minta, karena kebutuhannya sudah tercukupi.
Tingkatan Zuhud
Zuhud orang-orang beriman memiliki tingkatan. Zuhud terhadap yang haram, zuhud terhadap yang makruh, zuhud terhadap yang syubhat, dan zuhud terhadap segala urusan dunia yang tidak ada manfaatnya untuk kebaikan hidup di akhirat.
Zuhud terhadap yang haram hukumnya wajib. Orang-orang beriman harus zuhud atau meninggalkan segala sesuatu yang diharamkan Allah. Bahkan sifat-sifat orang beriman, bukan hanya meninggalkan yang diharamkan, tetapi meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna. Kualitas keimanan dan keislaman seseorang sangat terkait dengan kemampuannya dalam meninggalkan segala sesuatu yang tidak berguna. Allah swt. berfirman, “Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.” (Al-Mu’minun: 3). Rasulullah saw. bersabda, ”Diantara tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak berguna.” (HR At-Tirmidzi)
Imam Ahmad mengatakan, ”Zuhud ada tiga bentuk. Pertama, meninggalkan sesuatu yang haram, dan ini adalah zuhudnya orang awwam. Kedua, meninggalkan berlebihan terhadap yang halal, ini adalah zuhudnya golong yang khusus. Ketiga, meninggalkan segala sesuatu yang menyibukkannya dari mengingat Allah, dan ini adalah zuhudnya orang-orang arif.”
Hal yang berkaitan dengan zuhud ada 6 perkara. Seseorang tidak berhak menyandang sebutan zuhud sehingga bersikap zuhud terhadap 6 perkara tersebut, yaitu; harta, rupa (wajah), kedudukan (kekuasaan), manusia, nafsu, dan segala sesuatu selain Allah. Namun demikian, ini bukan berarti menolak kepemilikan terhadapnya. Nabi Daud a.s. dan Nabi Sulaiman a.s. adalah orang yang paling zuhud di zamannya, tetapi memiliki banyak harta, wanita, dan kedudukan.
Nabi Muhammad saw. adalah nabi yang paling zuhud, tetapi juga punya beristri lebih dari satu. Sembilan dari sepuluh sahabat yang dijamin masuk surga tanpa hisab, kecuali Ali bin Abi Thalib, semuanya kaya raya, tetapi pada saat yang sama mereka adalah orang yang paling zuhud. Mereka adalah Abu Bakar As-Shiddiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Abu Ubaidah bin Jarrah, Abdurahman bin Auf, Zubair bin Awwam, Thalhah bin Ubaidillah, Saad bin Abi Waqqas, dan Said bin Abdullah. Sedangkan Ali bin Abi Thalib adalah sahabat yang paling zuhud. Meskipun demikian ketika meninggal dunia, beliau meninggalkan 21 wanita: 4 orang istri merdeka dan 17 budak wanita.
Setiap orang beriman harus senantiasa meningkatkan kualitas zuhudnya. Itulah yang akan memberinya kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat serta meraih ridha Allah swt. Orang-orang yang berkerja keras mencari nafkah dengan cara yang halal. Ketika berhasil meraih banyak harta kemudian menunaikan kewajiban atas harta tersebut, seperti zakat, infak, dan lainnya. Dengan berlaku seperti itu, dia termasuk orang zuhud. Orang-orang yang beriman yang memiliki istri lebih dari satu untuk membersihkan dirinya (iffah) adalah termasuk orang yang zuhud.
Sedangkan orang kafir, karakteristiknya adalah rakus terhadap kehidupan dunia dan menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Bagi mereka tidak ada istilah halal dan haram. Mereka tidak mengenal perbedaan antara nikah dengan zina, antara hadiah dengan suap, antara bisnis dengan riba, antara makanan halal dengan yang haram. Bahkan pada hal yang dianggap tabu saja orang-orang kafir berupaya menghalakan semuanya. Perzinaan mereka menghalalkan dengan dalil hak asasi manusia.
Berawal dari kebebasan hak untuk membuka aurat dalam berbusana. Permisif dalam pergaulan dengan membolehkan berduaan di tempat sepi. Berciuman di tempat umum dijadikan hal lumrah. Sehingga, perilaku perzinaan menjadi berita yang selalu dipertontonkan di teve dan dikabarkan di tabliod. Dari mulai perzinaan lelaki dengan perempuan yang belum menikah, perzinaan lelaki dan perempuan yang sudah menikah, sampai perzinaan sejenis: lelaki dengan lelaki, perempuan dengan perempuan. Dari perzinaan inces sampai perzinaan yang dilakukan bukan pada tempatnya. Begitulah kehidupan orang kafir. Mereka seperti hewan, bahkan lebih rendah lagi. Allah berfirman, “Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.” (Muhammad: 12)
Fudhail bin ‘Iyyadh berkata, “Allah menjadikan segenap keburukan dalam sebuah rumah, dan menjadikan kuncinya adalah cinta dunia. Dan Allah menjadikan segenap kebaikan dalam sebuah rumah, dan menjadikan kuncinya adalah zuhud dari dunia.”
Tragisnya, kepemimpinan dunia saat ini dikuasai oleh orang-orang kafir. Sehingga, kerusakannya sangat dahsyat. Jauh dari nilai-nilai kemanusiaan. Pola hidup materialisme mendominasi di hampir semua lapangan kehidupan. Tolok ukur kesusesan diukur dari sejauh mana berhasil meraup sebanyak-banyak materi, tanpa memperhatikan ukuran agama dan moral. Maka berlomba-lombalah setiap orang menjual diri dan harga diri untuk meraih sebanyak-banyaknya materi. Dan mayoritas umat Islam terimbas budaya materialisme itu. Pola hidupnya mirip dengan orang kafir sehingga terjadilah kerusakan yang sangat dahsyat. Realitas seperti inilah yang dikhawatirkan oleh Rasulullah saw. dalam sebuah haditsnya dimana umat Islam terkena virus wahn (cinta dunia dan takut mati) dan berpola hidup materialisme hampir sama dengan orang kafir.
Cinta dunia dan rakus terhadap harta adalah penyakit yang paling berbahaya. Segala bentuk kejahatan bermuara dari kerakusan terhadap dunia dan pola hidup materialisme: perzinaan dan seks bebas, penjualan bayi, narkoba, perjudian, riba, korupsi, dan lain sebagainya. Karenanya, Rasulullah saw. mengingatkan akan bahaya rakus terhadap harta, ”Tidaklah dua serigala lapar yang dikirim pada kambing melebihi bahayanya daripada kerakusan seseorang terhadap harta dan kedudukan.” (HR At-Tirmidzi)
Upaya penyadaran kembali umat Islam tentang hakikat dunia dan akhirat sangat penting. Bahwa keimanan terhadap hari akhir adalah prinsip yang harus terus menerus diingat dan ditanamkan kepada umat Islam sehingga motivasi dan tujuan hidup mereka sesuai dengan nilai-nilai Islam. Semakin kuat keimanan seseorang kepada hari akhir, akan semakin baik dan semakin zuhud. Sebaliknya, semakin lemah keimanan seseorang kepada hari akhir, akan semakin jahat dan semakin rakus.
Dalam sebuah riwayat disebutkan dua orang zuhud bertemu, Ibrahim bin Adham dan Syaqiq Al-Balkhi. Syaqiq bertanya kepada Ibrahim, “Apa yang Anda ketahui tentang dunia?” Ibrahim balik bertanya, “Kalau menurut Anda, bagaimana?” Syaqiq menjawab, “Jika kami tidak mendapatkanya, maka kami harus bersabar. Dan jika mendapatkannya, maka kami harus bersyukur.” Ibrahim bin Adham berkata, “Kalau seperti itu, maka anjing Balakh (sebuah kota di Afghanistan) pun melakukannya.” Syaqiq bertanya, “Lalu, bagaimana menurut pendapat anda?” Ibrahim menjawab, “Jika tidak mendapatkan dunia, kami bersyukur. Dan jika mendapatnya, kami itsaar (mengutamakannya untuk orang lain).” Demikianlah bahwa zuhud memang memiliki tingkatan.
Kesalahpahaman terhadap Zuhud
Banyak orang yang salah paham terhadap zuhud. Banyak yang mengira kalau zuhud adalah meninggalkan harta, menolak segala kenikmatan dunia, dan mengharamkan yang halal. Tidak demikian, karena meninggalkan harta adalah sangat mudah, apalagi jika mengharapkan pujian dan popularitas dari orang lain. Zuhud yang demikian sangat dipengaruhi oleh pikiran sufi yang berkembang di dunia Islam. Kerja mereka cuma minta-minta mengharap sedekah dari orang lain, dengan mengatakan bahwa dirinya ahli ibadah atau keturunan Rasulullah saw. Padahal Islam mengharuskan umatnya agar memakmurkam bumi, bekerja, dan menguasai dunia, tetapi pada saat yang sama tidak tertipu oleh dunia.
Segala yang halal itu jelas dan segala yang haram itu jelas, di antara keduanya ada yang syubhat yang harus kita jauhi dan tinggalkan. Semoga Allah menjadi kita bagian orang yang zuhud dan diberi kita pemimpin zuhud yang membimbing kita dalam memakmurkan dunia.